Rabu, 03 September 2014 | 09:01 WIB

Sang Pialang : Komitmen Universal Broker Untuk Industri Pasar Modal

Kamis, 19 September 2012 / life & style / teguh ardian
Sang Pialang : Komitmen Universal Broker Untuk Industri Pasar Modal

Patricius Sendjojo, Komisaris Universal Broker Indonesia (UBI) film sang Pialang ini adalah salah satu sebuah terobosan untuk kemajuan dalam industri pasar modal. “Lewat Universal Broker Indonesia (UBI), kita menawarkan tempat untuk lokasi syuting. UBI ingin sedikit berbagi, dan hal ini adalah salah satu bentuk dukungan dari UBI untuk terealisasinya film Sang Pialang,” ungkapnya. Dia berharap dengan tempat ini,film akan lebih terlihat real dan lebih baik lagi. Ini juga sebagai bentuk komitmen UBI sebagai salah satu sekuritas yang terdaftar di Bapepam dan sebagai anggota Bursa Efek Indonesia yang berkomitmen mengembangkan pasar modal Indonesia tidak hanya dalam perdagangan saham (equity) tetapi juga bekerja sama dengan Bapepam, Kustodian, Kliring untuk mengembangkan produk-produk pasar modal sesuai market di Indonesia.

Film ini akan dilaunching pada bulan November tahun ini, dirinya berharap kegiatan ini bersifat positif. “Kalau kita bicara tentang Indonesian Wall Street Drama, film Sang Pialang ini, saya pribadi berharap menjadi Indonesian Capital Market Drama,” ucap Patrick yang juga mengatakan kalau bahwa Indonesia memiliki bursa terbesar di dunia. Ia berharap kegiatan sosialisasi lewat film seperti Sang Pialang dapat berlanjut kedepannya, jangan hanya sekedar numpang lewat. “Saya harapkan akan muncul film Sang Pialang 2, Sang Pialang 3, dan seterusnya. Mungkin kita juga kupas dari sudut pandang yang lainnya. Tidak hanya dari sisi Pialang, tapi mungkin dari sisi Investornya, salesnya, dan sebagainya,” katanya. Menurut Patrick, sangat jarang sekali kisah mengenai Pialang diangkat menjadi sebuah film, khususnya di Indonesia. Hal ini merupakan ide bagus.

Patrick memiliki keyakinan lewat film ini, sosialisasi terhadap industri pasar modal mungkin lebih dapat mudah dimengerti dalam masyarakat. Ia memberi contoh, film Pursuit of Happiness yang didalamnya juga terkandung nilai-nilai kehidupan. Dalam film Sang Pialang ini, menarik untu disimak, dimana ada beberapa scene terdapat saran Pialang dari Capital Market, baik cara pembuatan portofolio, penggunaan softwarenya, dan cara berdagangnya. Contoh, dalam salah satu adegan di film tersebut, Christian Sugiono (Kelvin) yang melakukan entry data benar-benar menggunakan software yang dipakai dalam dunia sekuritas. Hal ini akan lebih memperjelas kondisi dalam suatu sekuritas itu kepada masyarakat umum. “Jadi memang bentuk sosialisasi realita yang terjadi dalam industri pasar modal yang diceritakan dalam film ini. Termasuk juga, sedikit banyak menjelaskan tentang aturan main di pasar modal.

Menurut Patricius Sendjojo, penjelasan mengenai pasar modal lewat film sang Pialang ini lebih bagus dan merakyat. Sebetulnya sebelum menjalin kerja sama dengan film sang Pialang ini, dimana Patricius Sendjojo dulu juga pernah tertarik lewat inspirasi film Pursuit of Happiness dimana dari no one menjadi someone. Sesuai dengan apa yang ia citakan, ia juga terilhami untuk no one menjadi someone di Capital Market dari sisi IT. Sebenarnya, film Sang Pialang ini sangat menguntungkan banyak pihak, tidak hanya dari sisi industri perfilman, tetapi juga dari sisi dunia pasar modal.

Universal Broker Indonesia juga ingin ikut berkontribusi dimana kepentingannya juga untuk suatu industri. Patricius Sendjojo menambahkan bahwa hal ini tidak sematamata kepentingan pribadi tetapi juga semua anggota bursa juga berkontribusi. Dan film sang Pialang ini juga untuk industri pasar modal dengan balutan cerita yang lain. Patricius Sendjojo juga menambahkan harapannya agar sang Pialang menjadi film yang beda dan secara tidak langsung menjadi sosialisasi pasar modal secara edukatif. Dan diharapkan film Sang Pialang ini berlanjut menjadi sekuel berkesinambungan.

Dan film Sang Pialang ini diharapkan menjadi edukasi pasar modal di masyarakat melihat potensi pasar modal di Indonesia juga sangat besar. Dilihat juga masyarakat lebih mengena sosialisasinya lewat dunia entertain. Menurut Patricius Sendjojo ini juga merupakan ide baik untuk mensosialisasikan pasar modal secara luas menjadi dan menjadi konsumsi publik. Patricius Sendjojo juga menambahkan masyarakat dapat mengambil nilai edukasi pasar modal lewat film sang Pialang. Diharapkan sosialisasi lewat entertainment, salah satunya film Sang Pialang dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Dibaca : 638 kali
Baru dibaca Terpopuler